Cara Untuk Pertumbuhan Massa Otot Lambat − Banyak
di antara Anda sudah merasa maksimal dalam melakukan latihan. Bahkan,
telah mengonsumsi suplemen untuk menambah massa otot agar tampak lebih
besar dan mengagumkan. Namun, mengapa otot yang Anda inginkan tak
kunjung datang? Lalu, apa kesalahan yang saya lakukan?
Mungkin Anda bertanya-tanya tentang hal
tersebut. Beberapa di antaranya bahkan hingga frustasi dan menghentikan
segala aktivitas latihannya, karena menganggap latihannya selama ini
sia-sia. Jika Anda merasa demikian, maka Anda wajib untuk menyimak
artikel berikut. Ini adalah jawaban mengapa otot yang Anda inginkan tak
kunjung menampakkan diri.
1. Tingkatkan Daya Tahan
Daya tahan otot adalah kemampuan
otot-otot untuk melakukan tugas gerak yang dapat membebani otot dalam
waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu, sebelum meningkatkan daya tahan,
Anda perlu memahami konsep kekuatan dalam tubuh Anda.
Pada dasarnya, kekuatan adalah kemampuan
otot atau sekumpulan otot untuk melakukan suatu tegangan terhadap
beban. Sedangkan daya tahan adalah kemampuan otot atau kemampuan
sekumpulan otot untuk melakukan suatu pekerjaan yang berulang-ulang
dalam melakukan suatu gerakan dalam waktu tertentu.
Oleh sebab itu, jika Anda ingin
meningkatkan daya tahan, maka sebelumnya Anda harus memperoleh kekuatan
terlebih dulu. Kekuatan dapat diperoleh dengan melakukan latihan-latihan
di luar kebiasaan. Misalnya, jika Anda selalu menggunakan beban 25
kilogram, maka ubahlah secara bertahap menjadi 40, 50 kilogram hingga
mencapai batas kekuatan maksimal Anda.
Namun, jika Anda sudah merasa memiliki
kekuatan dalam tubuh Anda. Saatnya Anda melakukan latihan untuk
meningkatkan daya tahan. Daya tahan ini dapat diperoleh dengan cara
mengatur jumlah set dan repetisi yang seimbang.
2. Tingkatkan Volume
Rumus meningkatkan volume adalah Volume =
set x repetisi x berat yang diangkat. Perlu diingat, kecuali untuk
kelas pemula, volume dengan berat di bawah 65 persen maksimal satu
repetisi termasuk ringan, dan tidak cukup berat untuk manfaat latihan
Anda.
Penelitian mengungkapkan, dengan
mengangkat beban berat maksimal sesuai dengan kekuatan tubuh, bagi
tingkat di atas pemula akan lebih mudah untuk mendapatkan massa otot
yang besar. Namun, hal itu juga harus diimbangi dengan latihan dengan
volume yang cukup tinggi. Sehingga, dapat memicu terjadinya peningkatan
ukuran sel-sel otot atau yang lebih dikenal dengan hipertrofi otot.
Namun begitu, Anda juga jangan
memaksakan untuk melakukan latihan dengan volume tinggi yang melebihi
batas kekuatan Anda. Volume latihan yang terlalu tinggi justru akan
menjadi kontraproduktif dan membuat berantakkan kemajuan Anda. Pemilik
tubuh adalah Anda sendiri. Jadi, yang bisa memperkirakan hanyalah Anda!
3. Meningkatkan Jangkauan Gerak
Rentang atau jangkauan gerak dapat
memiliki dampak besar pada gerakan. Misalnya, ketika kita melakukan
deadlift defisit (deadlift yang dilakukan sambil berdiri di atas piring
beberapa inci dari tanah untuk meningkatkan jangkauan gerak) dengan 80
persen maksimal satu repetisi, jauh lebih sulit daripada deadlift
regular pada berat yang sama.
Oleh sebab itu, keluarlah dari zona
nyaman Anda ketika melakukan latihan. Untuk mendapatkan massa otot yang
lebih besar, salah satu kuncinya yakni dengan meningkatkan jangkauan
gerak Anda secara bertahap pada serangkaian latihan.
4. Variasi dalam Pengulangan Kecepatan
Pada saat melakukan angkat beban,
awalnya kita akan mengangkatnya dan melakukan pengulangan dengan gerakan
lebih cepat. Pada akhir menjelang repetisi akhir, energi Anda secara
ototmatis akan sedikit terkuras. Akibatnya, gerakan yang Anda lakukan
sedikit lebih lambat.
Memang, variasi dalam melakukan
pengulangan kecepatan berkontribusi banyak dalam menambah massa otot
yang lebih besar. Namun, jika gerakan cepat dilakukan di awal, dan pada
akhir sesi sedikit melambat, maka itu nampaknya perlu Anda rubah.
Akan lebih baik jika Anda melakukan
pengulangan sedikit lambat di awal dan pada akhir repetisi sebaiknya
Anda lakukan lebih cepat. Variasi gerakan pengulangan secara dinamis
lebih dapat membuat masa otot Anda berkontraksi sehingga dapat memicu
terjadinya hipertrofi otot.
5. Berikan Jeda Istirahat Antara Set
Sementara Anda mungkin biasanya
istirahat 1-2 menit di antara set, maka perpanjanglah waktu tersebut
jika Anda melakukan latihan dengan beban berat yang membuat tenaga Anda
terkuras. Mengambil waktu istirahat sedikit lebih lama pada set terberat
akan memastikan Anda untuk sepenuhnya pulih.
6. Variasikan Gerakan
Jika Anda setiap kali latihan hanya
melakukan gerakan-gerakan yang sama, maka mulai dari sekarang ubahlah!
Latihan dengan gerakan yang sama tidak akan membuat tubuh Anda dapat
merasakan manfaat yang maksimal. Malah, Anda bisa-bisa hanya mendapatkan
rasa lelah saja.
Jika Anda ingin meningkatkan volume otot
Anda, maka ada baiknya Anda melakukan variasi terhadap gerakan-gerakan
ketika Anda latihan. Misalnya, Jika Anda sering melakukan push up tanpa
bantuan alat apapun, maka mulai sekarang Anda bisa menggunakannya dengan
bantuan fitball. Dengan gerakan-gerakan yang baru itulah, otot dapat
lebih mudah berkembang, dan Anda pun juga akan terhindar dari rasa
bosan.
7. Meningkatkan Frekuensi
Meningkatkan frekuensi berarti Anda
harus melakukan latihan lebih sering. Namun, hal itu akan percuma jika
setiap hari Anda hanya melakukan latihan pada satu bagian tubuh saja.
Ada baiknya Anda membuat jadwal dengan melakukan latihan tubuh tertentu
di setiap hari yang berbeda. Selain itu, Anda juga perlu mengambil satu
hari penuh untuk beristirahat. Otot Anda juga perlu untuk berlibur, agar
dapat bekerja maksimal kembali di hari latihan berikutnya.
Rekomendasi Latihan Bagi Anda
Jika Anda merasa bosan dengan
gerakan-gerakan dalam latihan Anda, maka rekomendasi gerakan ini semoga
bisa membantu untuk memperbanyak variasi bagi Anda. Berikut adalah
latihan yang berguna untuk memaksimalkan pembentukan otot di tubuh Anda.
Barbell Walking Lunge
- Berdiri dengan kaki selebar bahu dan barbell di atas pundak Anda.
- Langkahkan maju satu kaki Anda, dan renggangkan lutut untuk menurunkan pinggul.
- Turunkan sampai lutut belakang hampir menyentuh lantai
- Postur tubuh Anda harus tetap tegak dan lutut depan Anda harus berada di atas kaki depan Anda.
Standing One-Arm Cable Curl
- Mulailah dengan meraih satu pegangan di samping mesin katrol.
- Pastikan Anda berada cukup jauh dari mesin
- Lengan memegang katrol, dengan posisi tegak lurus ke lantai.
- Telapak tangan menghadap ke depan.
- Perlahan, tarik katrol tersebut hingga lengan menekuk penuh.
- Selanjutnya, kembalikan posisi tangan sesuai posisi semula.
Otis-Up
- Posisikan tubuh Anda dengan berbaring pada lantai sesuai dengan gambar.
- Lutuh harus membungkuk.
- Tahan berat badan Anda, dan posisi tangan berada di atas dada sambil membawa beban berat.
- Lalu, bangkit dan posisikan tubuh bagian atas dengan lurus.
- Angkat tangan Anda dengan tetap membawa beban berat tersebut.
Barbell Hip Thrust
- Mulailah duduk di lantai dengan bangku tepat di belakang Anda.
- Letakkan barbel di atas paha Anda.
- Lalu, angkat paha Anda sehingga posisi bahu menempel pada bangku.
Masih banyak gerakan-gerakan yang baru
untuk menambah massa otot Anda. Namun, Anda juga harus menyesuaikan
dengan kebutuhan, ingin melatih bagian tubuh yang mana terebih dahulu.
Tetaplah berpegang pada jadwal latihan yang telah Anda buat sebelumnya.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus